Tampilkan postingan dengan label Article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Article. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Mei 2013

5 Perkara Yang Akan Membawa Wanita Ke Surga


Wanita memang istimewa. Dia bisa dengan mudah masuk surga, tapi jalan ke neraka juga sangat banyak. Blog ini sudah pernah memposting tentang sifat-sifat wanita yang dijanjikan surga. Kali akan saya share beberapa hadist yang berisi petunjuk bagi wanita yang ingin masuk ke surga.

Dengan melakukan 5 perkara yang disampaikan oleh Rasulullah SAW ini, maka wanita akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

5 Perkara Yang Akan Membawa Wanita Ke Surga

 Pertama, harus melaksanakan kewajiban agama.
Dalam sebuah hadis riwayat al-Bazaar, Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): Jika seseorang wanita shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan dan taat kepada suaminya, niscaya ia akan masuk surga.

Kedua, harus mentaati suami. Hal ini disebut dalam banyak hadis, diantaranya hadits riwayat at-Thabrani, dari Abdullah bin Salam bahwa Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): Sebaik-baik wanita adalah wanita yang menyenangkanmu jika kamu melihatnya, mentaatimu jika kau menyuruhnya dan dapat menjaga dirinya dan hartamu ketika engkau tidak bersamanya. 

Ketiga, selalu mengingat Allah. Dalam sebuah hadis riwayat at-Tirmidzi, bahwa Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): Hendaklah kamu (para wanita) memperbanyak membaca tasbih, tahlil, taqdis dan hitunglah dengan ruas jari-jari karena sesungguhnya mereka akan ditanya dan akan dijadikannya bisa berbicara. Janganlah kamu lalai sehingga melupakan rahmat.

Keempat, shalat malam. Dalam hadits riwayat Abu Daud dari Abu Hurairah ra dan Abu Said ra bahwa Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): Siapa yang bangun tengah malam, kemudian membangunkan istrinya, lalu mereka melakukan shalat berjamaah dua rakaat, maka mereka akan dimasukkan dalam golongan orang-orang yang banyak mengingat Allah.

Kelima, berbuat baik dan banyak bersedekah. Dalam sebuah hadis riwayat Ahmad dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): Wahai semua wanita, bersedekahlah walaupun dari perhiasan kamu sekalian. Sesungguhnya kalian kelak paling banyak menjadi penghuni neraka.

Sangat mudah khan jalan ke surga bagi wanita? Sebagai wanita kita memang beruntung…

*Semoga Bermanfaat*

Alasan Mengapa Hawa Tercipta Saat Adam Tidur


Dalam berbagai riwayat diceritakan bahwa ketika Adam diciptakan oleh Allah dan ditempatkan di surga, dia merasa kesepian karena tidak ada kawan. Surga yang begitu luas hanya dia sendiri yang menghuninya. Karena itu Adam memohon kepada Allah agar diberikan seorang teman.






Ketika Adam sedang terlelap tidur, Allah mengambil 1 (satu) tulang rusuk Adam untuk menciptakan manusia lain sebagai teman bagi Adam. Hadirlah Hawa di samping Adam. Ada pertanyaan yang muncul kemudian. Mengapa Hawa yang tercipta dari tulung rusuk Adam ini diciptakan Allah ketika Adam tertidur?

Inilah alasannya. Seorang laki-laki jika dia kesakitan, maka dia akan membenci. Sebaliknya wanita, saat dia kesakitan, maka semakin bertambah sayang dan cintanya,, Seandainya Hawa diciptakan dari Adam  saat Adam terjaga, pastilah Adam akan merasakan sakit keluarnya Hawa dari sulbinya, hingga dia membenci Hawa. Akan tetapi Hawa diciptakan dari Adam saat dia tertidur, agar Adam tidak merasakan sakit dan tidak membenci Hawa.

Berbeda dengan seorang wanita. Wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga, melihat kematian dihadapannya karena proses melahirkan itu, namun dia akan semakin sayang dan cinta kepada anak yang dilahirkan bahkan ia rela menebusnya dengan kehidupannya.

Sesungguhnya Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk yang bengkok yang tugasnya adalah melindungi Qalbu (jantung, hati nurani). Oleh karena itu, tugas Hawa adalah menjaga qalbu. Kemudian Allah menjadikan nya bengkok untuk melindungi qalbu dari sisi yang kedua. Sementara Adam diciptakan dari tanah, dia akan menjadi petani, tukang batu, tukang besi, dan tukang kayu. Wanita selalu berinteraksi dengan perasaaan, dengan hati, dan wanita akan menjadi seorang ibu yang penuh kasih sayang, seorang saudari yang penyayang, seorang putri yang manja, dan seorang istri yang penurut.

Dan wajib bagi Adam untuk tidak berusaha meluruskan tulang yang bengkok tersebut dengan paksa, seperti yang dikabarkan oleh Nabi Muhammad SAW, “jika seorang lelaki meluruskan yang bengkok tersebut dengan serta merta, maka dia akan mematahkannya.” Maksud nya adalah dengan kebengkokan tersebut adalah perasaan yang ada pada diri seorang wanita yang mengalahkan perasaan seorang laki-laki.

Karena itu wahai kaum Adam… janganlah merendahkan perasaan Hawa, dia memang diciptakan seperti itu. Apabila seseorang wanita mengatakan dia sedang bersedih, tetapi dia tidak menitikkan airmata, itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya. Apabila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya, lebih baik beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu meminta maaf. Dan wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci pada orang yang paling dia sayang .

Jumat, 10 Mei 2013

Percakapan Uang Rp. 1000 dan Rp. 100.000

Uang Rp.1000 dan Rp 100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tdk sengaja di dlm dompet seorang pemuda.
Kemudian di antara kedua uang tersebut terjadilah percakapan, yg Rp.100.000 bertanya kpd yang Rp.1000, 


Rp. 100.000 : "Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bauamis...? "

Rp. 1000 : "Karena aku begitu keluar dari Bank langsung berada di tangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis."

Lalu Rp.1000 bertanya balik kpd Rp.100.000, "Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih? "

Rp. 100.000 : "Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di mall dan juga hotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet."

Rp.1000 : "Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah? "

Rp. 100.000 : "Belum pernah."

Rp.1000. : "Ketahuilah bahwa walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap Jum'at aku selalu mampir di Masjid-masjid, dan di tangan anak-anak yatim, bahkan aku selalu bersyukur kpd Tuhan. Aku tidak dipandang manusia bukan karena sebuah nilai tapi karena manfaat..."

Akhirnya menangislah uang Rp.100.000 krn merasa besar, hebat, tinggi tapi tdk begitu bermanfaat selama ini.

Jadi bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaat penghasilan Anda itu. Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selalu mensyukuri Anugerah dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat sombong.






*sumber : Google

6 FAKTA MENGAPA BABI TAK LAYAK DI KONSUMSI

1. Apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? Ya, karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya. Bagi orang yang beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.

2. Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging).

3. Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia melahap semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada tersisa.

4. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

5. Penyakit-penyakit cacing pita merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang dapat terjadi karena mengonsumsi daging babi. Cacing berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).

6. Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus & kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000.


Itulah Beberapa alasan Kenapa Allah S.W.T melarang kita Memakan daging Babi.
Subhanallah






Kamis, 11 April 2013

Pola Makan Rasulullah SAW

       Sebelum kita membahas tentang pola makan Nabi Muhammad, marilah kita pelajari Firman Allah dan Hadist Nabi yang berkaitan dengan makan dan minum.
      Perhatikan firman Allah berikut ini:
1)      “Makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (An Nahl:114)



2)       “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Ali ‘Imran 147)



3)      “Makan dan minumlah, tapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf ayat 31)




Dari ketiga ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa kriteria makan dan minum yang harus diperhatikan oleh setiap Muslim adalah halal, baik dan tidak melampaui batas.
       
       Adapun hadist Rasulullah yang berkaitan dengan makan dan minum antara lain sebagai berikut:

  1. “Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya. Kalau toh dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas.” (H.R. Turmudzi, Ibnu Majah, dan Muslim).
  2. ”Makanan satu orang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang sebenarnya cukup untuk delapan orang.” (H.R. Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, Ahmad, dan Darimi).
  3. “Sesungguhnya termasuk sikap berlebih-lebihan bila kamu memakan segala sesuatu yang kamu inginkan.” (H.R. Ibnu Majah)
  4.  “Seorang mukmin makan dengan satu usus, sementara orang kafir makan dengan tujuh usus.” (H.R. Muslim, Turmudzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).
  5. “Kami adalah orang-orang yang tidak makan, kecuali setelah lapar, dan bila makan, kami tidak sampai kenyang.” (H.R. Abu Dawud)
  6.  ”Tidak ada suatu wadah yang diisi penuh oleh anak Adam yang lebih jelek melebihi perutnya. Cukuplah baginya beberapa suapan kecil untuk menegakkan tulang belakangnya. Jika tidak mungkin, sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya,” (HR Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Hakim).
   Berikut ini adalah adab makan dan minum yang dicontohkan oleh Nabi:
  1. Membaca basmalah ketika hendak makan, dan mengakhiri dengan membaca hamdalah. Barangkali hikmah membaca basmalah dan hamdalah adalah seorang muslim selalu mengingat bahwa makanan yang disantap tidak lain adalah nikmat dan anugerah dari Allah yang Maha Lembut dan Maha Tahu. Dia akan terhindar dari sikap berlebih-lebihan dan mubadzir. Seorang Muslim juga akan selalu sadar bahwa makanan bukan tujuan akhir, tapi sarana menambah kekuatan untuk menuju ketaatan kepada Allah, memakmurkan bumi dan menaburinya dengan kebaikan.
  2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Nabi bersabda: ”Barangsiapa tertidur sedang di kedua tangannya terdapat bekas gajih, lalu ketika bangun pagi dia menderita suatu penyakit, maka hendaklah dia tidak mencela melainkan dirinya sendiri”. Nabi sendiri jika hendak makan selalu mencuci tangan terlebih dahulu, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Nasa’i dari Aisyah ra.
  3.  Menjauhi sikap berlebihan dan rakus. Makan adalah kewajiban. Dengan makan seorang muslim memperoleh kekuatan untuk beribadah. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abdullah ibn Umar: “Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi”. Namun demikian kita harus ingat batasan dalam mengkonsumsi makanan, yaitu menjauhi sikap berlebihan dan rakus. Banyak sekali dalil yang menekankan hal ini. Allah dalam surat al-A’raf ayat 31 berfirman: ”Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” Dan juga di surat Thaha ayat 81: ”Makanlah diantara rezeki yang baik yang telah Kami berikan pada kalian, dan janganlah melampaui batas padanya”. Sementara Rasulullah saw sendiri telah memerintahkan untuk mengatur waktu makan dan berpegang teguh pada etika, sebagaimana sabda Beliau: ”Kami adalah orang-orang yang tidak makan kecuali setelah lapar, dan bila makan kami tidak sampai kenyang”. Beliau juga bersabda: ”Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya. Kalau dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”. (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, dan Muslim). Maksudnya sebenarnya makanan dalam porsi minimal pun sudah cukup baginya untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, Imam Ahmad dan Darimi, Rasulullah saw juga bersabda: ”Makanan satu orang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang sebenarnya cukup untuk delapan orang”. Dalam hadits lain disebutkan: ”Sesungguhnya termasuk sikap berlebih-lebihan bila kamu memakan segala sesuatu yang kamu inginkan”. (HR Ibnu Majah) Beliau pun bersabda: ”Seorang mukmin makan dengan satu usus, sementara orang kafir makan dengan tujuh usus”. (HR. Muslim, Turmudzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)
  4. Makan dengan tiga jari. Dengan tiga jari berarti kita telah bersikap seimbang. Sebagaimana dikatakan bahwa makan dengan lima jari menunjukkan kerakusan, sedangkan makan dengan satu atau dua jari menunjukkan kesombongan dan keangkuhan.
  5.  Duduk tegak lurus saat makan dan tidak bersandar. Rasulullah melarang seseorang makan sambil bersandar karena membahayakan kesehatan dan mengganggu pencernaan lambung. 
  6. Minum dengan tiga kali tegukan. Dilakukan sambil duduk dan tidak bernafas dalam gelas. Nabi mengajarkan minum dengan menyesap (minum air dengan menempelkan bibir ke air), bernafas di luar gelas serta tidak minum dengan cara menenggak. Maksudnya adalah mencegah masuknya udara ke dalam lambung. Ubay bin Ka’ab berkata: ”Nabi saw tidak pernah meniup makanan dan minuman, tidak bernafas di dalam wadah. Bahkan beliau melarang meniup makanan dan minuman.” Nabi saw biasa minum dengan tiga kali teguk, sambil bernafas di antara tiga kali tegukan di luar gelas dan bukan di dalamnya. Diriwayatkan dari Anas ra bahwa Rasulullah saw bernafas tiga kali saat minum. Beliau bersabda: ”Sungguh, ini lebih mengenyangkan, menyembuhkan, dan menyegarkan”. (HR Bukhari dan Muslim). Anas juga berkata: ”Rasulullah saw telah melarang minum sambil berdiri”. (HR Muslim). Ibnu Abbas menambahkan: ”Rasulullah saw telah melarang minum dari mulut poci”. (HR Bukhori dan Ibnu Majah).
  7.  Mendahulukan makan buah-buahan sebelum makan daging (makanan utama). Hal ini sebagai upaya untuk mengikuti apa yang dilakukan para penghuni surga. Dalilnya adalah Qur’an surat al-Waqi’ah ayat 20-21: ”Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan”.
  8.   Menutup makanan dan minuman di atas meja. Nabi mewajibkan menutup makanan untuk melindunginya dari pencemaran, sebagaimana dinyatakan dalam hadits Nabi saw.: ”Tutuplah bejana”. (HR. Muslim, Ahmad, dan Ibnu Majah). Dalam riwayat Bukhari disebutkan: ”Tutuplah makanan dan minuman”. Rasulullah saw bersabda: ”Tutuplah wadah tempat makanan dan minuman, karena dalam satu tahun ada satu malam yang di malam itu turun wabah dari langit. Wabah itu tidak menjumpai wadah yang terbuka melainkan akan ada sebagian dari wabah itu yang mengenai wadah itu”.
  9.  Mencuci mulut (berkumur) sebelum dan setelah makan. Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan gigi dari sisa makanan dan bakteri. Secara khusus beliau menekankan pentingnya berkumur setelah minum susu: ”Berkumurlah kalian setelah minum susu, karena di dalamnya mengandung lemak”. (HR. Ibnu Majah)
  10. Suplemen makanan terbaik adalah madu. Rumah Nabi tidak pernah kehabisan madu. Nabi juga menganjurkan untuk meminum madu secara teratur. Nabi bersabda: ”Hendaklah kalian meminum madu”. Adapun Nabi mengajarkan bahwa cara terbaik meminum madu adalah dengan melarutkan satu sendok madu dengan air yang tidak dingin dan diaduk dengan baik.
  11.  Tidak memasukkan makanan pada makanan. Ada dua pendapat mengenai maksud dari memasukkan makanan pada makanan. Pendapat pertama adalah kita dilarang makan kecuali setelah dua jam dari waktu makan berat. Pendapat kedua adalah kita dilarang menyuap makanan ke dalam mulut pada saat masih ada makanan di dalamnya. Dunia kedokteran modern membuktikan bahwa kedua hal tersebut memang berdampak negatif pada kesehatan.
  12. Menjilati jari dan tempat makan. Menjilati tempat bekas makan akan sangat membantu pencernaan. Rasulullah saw sendiri menjilati jemari beliau setelah makan. Beliau bersabda: ”Apabila salah seorang di antara kalian selesai makan, hendaklah dia tidak membersihkan tangannya sehingga menjilatinya”. (HR. Bukhori, Muslim, Ahmad, Tabrani). Hal itu menunjukkan adanya perintah untuk tidak meninggalkan sisa makanan di tempat makan. Juga diriwayatkan Turmudzi dengan lafaz: ”Barangsiapa makan di piring, lalu ia menjilatinya, maka piring itu akan memohonkan ampun untuknya”. (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, Ahmad)
  13. Nabi melarang menggabungkan antara susu dan ikan, cuka dan susu, cuka dan ikan, buah dan susu, cuka dan nasi, delima dengan tepung, kubis (kol) dengan ikan, bawang putih dengan bawang merah, makanan lama dengan makanan baru, makanan asam dengan makanan pedas, makanan panas dengan makanan dingin.
  14.  Tidak tidur setelah makan. Nabi menganjurkan seseorang berjalan-jalan setelah makan malam. Tapi bisa juga digantikan oleh shalat. Hal ini dimaksudkan agar makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan tepat sehingga bisa dicerna dengan baik. Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Nabi saw bersabda: ”Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah yang Mahatinggi dan shalat, serta janganlah kalian tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras”. (HR. Abu Naim dengan sanad dha’if). Diriwayatkan dari Anas dengan status marfu’: ”Makan malamlah sekalipun hanya dengan kurma kering (yang rusak), karena meninggalkan makan malam dapat mempercepat penuaan”.
  15. Makan bersama-sama dan tidak sendiri-sendiri. Hal ini menyebarkan sekaligus menciptakan nuansa penuh kasih sayang dan rasa saling mencintai yang tentunya akan memberi nilai positif bagi selera makan.
  16. Makan sambil berbincang dan tidak diam. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana rileks dan menyenangkan saat makan.
  17. Menghormati budaya dan tradisi makan yang ada di tempat kita makan. Dilarang menghina atau membenci makanan, sekalipun makanan itu di luar kebiasaan kita.
  18. Bersikap lembut terhadap orang sakit dengan tidak memaksakan makanan tertentu.
  19. Menjaga perasaan orang lain dengan tidak membelakangi posisi mereka. Hal ini bisa menyebabkan terganggunya selera makan orang tersebut.
  20. Tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu panas dan minuman yang terlalu dingin.

       Dalam buku “Muhammad Seorang Milyuner” karya Dr. Ali Syu’aibi (2004), pada bagian ketiga kita bisa menemukan setidaknya tiga anjuran Rasulullah berkaitan dengan pola makan:

1.      Tidak memakan daging setiap hari, melainkan berselang hari.
     Diriwayatkan oleh Imam Turmudzi dari Aisyah ra, dia mengatakan bahwa bagian lengan atas adalah daging yang paling disukai Nabi. Namun beliau tidak memakan daging setiap hari. Maka yang tersisa ditangguhkan untuk keesokan harinya.

2.      Tidak memakan buah pada saat baru sembuh dari sakit.
   Diriwayatkan dari Ummu Al-Mundzir binti Qais, seorang wanita Anshar, dia mengatakan: ”Rasul datang kepadaku bersama Ali yang waktu itu baru sembuh dari sakit. Kebetulan waktu itu kami punya buah yang masih tergantung di pohonnya. Rasul pun berdiri dan dan memetik buah dan memakannya. Ali juga ikut memetik, namun ketika akan memakannya, Rasul mencegah seraya berkata: “Jangan Ali, kamu baru sembuh dari sakit”. Ali pun mengurungkan niatnya. Maka aku membuat roti dan makanan yang direbus dan membawakannya pada mereka. Maka Rasul pun berkata pada Ali: “Makanlah ini. Ini lebih baik untukmu””. (HR. Abu Dawud)

3.      Tidak pernah menolak undangan makan, bahkan jika yang dihidangkan nilainya sangat murah.
   Rasul tidak pernah menolak undangan makan apapun selama makanan yang dihidangkan itu halal, meskipun makanan itu sangat murah. Beliau berkata: “Jika kalian diundang untuk menghadiri jamuan makan, maka hadirilah. Kalau suka makanlah, kalau tidak, tinggalkan”. (HR. Abu Dawud)
       Sebagaimana Rasul juga pernah mengatakan: “Kalau aku diundang untuk menghadiri suatu jamuan, meskipun yang dihidangkan hanya kaki atau tangan, aku akan datang. Begitu juga kalau aku diberi hadiah tangan atau kaki, aku pasti menerimanya”. (HR. Bukhori)

Ada beberapa ajaran Nabi mengenai hidup sehat.
  1. Nabi mengajarkan agar berpuasa untuk mengistirahatkan kerja alat pencernaan. Nabi bersabda, ’’shuumu tashihu’’ (berpuasalah maka kamu akan sehat).
  2. Nabi mengajarkan agar mengunyah makanan minimal 33 kali sebelum ditelan. Sebagaimana sabdanya, ’’Saya mengunyah setiap suap makanan 30-50 kali, sehingga menjadi lembek dan melalui kerongkongan tanpa kesulitan. Bahkan, pada makanan yang sulit dicerna dengan baik, saya kunyah sampai 70-75 kali.’’ Jika tidak dikunyah dengan baik, sebagian makanan itu akan terbuang tanpa terserap dan terjadilah pembusukan yang menghasilkan banyak racun di usus. Itulah yang menghabiskan sejumlah besar enzim. Air liur yang otomatis keluar saat mengunyah dapat bercampur baik dengan asam lambung maupun air empedu. Maka proses pencernakan pun bisa lebih lancar.
  3. Nabi tidak mencela makanan. Sebagaimana terdapat dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Dari Abu Hurairah r.a beliau mengatakan, ’’Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sama sekali tidak pernah mencela makanan. Jika beliau menyukai satu makanan, maka beliau memakannya. Jika beliau tidak suka, maka beliau meninggalkannya.’’ Tidak mencela makanan berarti seseorang suka dan mensyukuri makanan itu. Suasana hatinya senang ketika mengonsumsinya.
  4. Saat makanan disajikan dalam keadaan panas, janganlah tergesa-gesa untuk menikmatinya. Biarkanlah makanan tersebut menjadi dingin terlebih dahulu. Dari sisi kesehatan, makanan yang panas tidak baik untuk kesehatan tubuh. Dan sebagai Muslim, anjuran menyantap makanan yang sudah dingin diberikan oleh Rasulullah SAW, dan kita wajib untuk menaatinya. Hal ini tersirat dalam hadis berikut: Dari Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha, jika beliau membuat roti Tsarid maka beliau tutupi roti tersebut dengan sesuatu sampai panasnya hilang. Kemudian beliau berkata, ’’Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ’’Sesungguhnya hal tersebut lebih besar berkahnya.’’
  5. Tidak berlebih-lebihan. Nabi Muhammad SAW bersabda,’’Hendaklah keturuan Adam tidak memenuhi perutnya. Cukuplah bagi keturunan Adam beberapa makanan yang dapat menegakkan tulang sulbinya. Jika tidak ada halangan, sepertiga (perut) untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk napasnya (HR Turmudzi). Makan secara berlebihan mengundang bahaya, seperti gangguan pencernaan, diare, sembelit, perut kembung, obesitas, encok, penyakit lever, pengerasan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan penggumpalan dan pembekuan darah. Makan berlebihan juga bisa menimbulkan peradangan akut pada pankreas dan empedu, diabetes melitus, bahkan batu ginjal. Benarlah apa yang dikatakan dokter Arab, al-Harits ibn Kaldah, ’’Lambung adalah sarang penyakit, dan diet (pola makan teratur) adalah obat utama.’’ Namun, kurang makan juga berbahaya. Di antaranya berdampak pada terhambatnya pertumbuhan badan, akal, kurang darah, lemahnya sistem kekebalan tubuh, dan anemia.
  6. Diharamkannya miras serta daging babi, semua daging najis, bangkai, darah, semua jenis binatang bertaring, dan semua jenis burung bercakar.
  7. Larangan memakan daging sapi, kambing, dan sebagainya yang tergolong jallaalah (binatang yang kerap memakan benda najis). Ibn Umar menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melarang jallaalah dan susunya (HR Turmudzi).
  8. Menganjurkan banyak mengonsumsi buah-buahan. Nabi Muhammad bersbda,’’Rumah tanpa kurma bagai rumah tanpa makanan.’’ Diriwayatkan pula bahwa Nabi menyantap mentimun dengan kurma matang. (HR Abu Dawud).

Seperti ditulis yang dinukil dari buku Makanan Untuk Membina Kejernihan Pikiran sebagai Filsafat Vegetaris, setidaknya ada 10 kebiasaan makan yang dinilai sangat menyehatkan:

1. Jangan terlalu kenyang
Perut yang terlalu kenyang akan menekan seluruh sistem pencernaan makanan dan menghambat proses pencernaan itu. Makanan yang setengah dicerna akan membentuk sampah dan membusuk di dalam tubuh, dan puncaknya adalah melemahkan seluruh sistem.

2. Makan dalam suasana damai dan gembira
Apabila makan tergesa-gesa atau makan dalam keadaan letih, terganggu, atau dalam keadaan sedih, makanan tidak akan dicerna secara sempurna dan semua zat gizi yang dikandung akan lenyap. Ketika pikiran sedang kalut maka seluruh tubuh kitapun mengalami kekalutan.

3. Jangan terlalu banyak jenis makanan
Kombinasi yang terlalu banyak pada sekali makan sangat merepotkan sistem penyernaan kita, maka sebaiknya makan dengan kombinasi tidak lebih dari empat jenis makanan.

4. Kunyah makanan itu sampai halus merata
Khususnya makanan bertepung seperti nasi, roti, mie, dll. Kunyah dengan sebaik-baiknya, jangan tergesa-gesa menelan makanan itu, karena apabila makanan tersebut tidak dapat dicerna di dalam perut akan menghasilkan racun yang akan melemahkan seluruh sistem pencernaan. Air ludah bersifat alkali, apabila dicampur dengan makanan yang bersifat asam.

5. Duduk dengan sikap yang baik ketika makan
Duduklah dengan punggung tegak saat makan sehingga energi akan lancar mengalir.

6. Usahakan sempat istirahat setelah makan
Setelah makan usahakan jangan langsung mengerjakan pekerjaan fisik atau mental. Saat itu semua energi tubuh dan darah diperlukan dalam proses pencernaan.

7. Hindari makan makanan penyela
Makanan memerlukan waktu empat jam untuk meninggalkan lambung. Setelah itu cairan pencernaan terhimpun kembali dan siap untuk proses pencernaan berikutnya.
Apabila kita makan beberapa kali sehari, cairan pencernaan tidak pernah mendapat kesempatan berkumpul sepenuhnya dan cairan yang tidak seberapa kuat ini tidak mampu mencerna secara sempurna. Jadi makanlah ketika kita benar-benar merasa lapar, maksudnya tidak makan ketika perut masih penuh dan jangan lebih dari empat kali dalam sehari.

8. Jangan makan terlalu malam, dekat dengan saat untuk tidur
Sebaiknya makanlah satu setengah jam menjelang waktu tidur, karena tidur dengan perut kenyang akan menimbulkan gas-gas yang menyebabkan mimpi. Berjalan-jalan di udara terbuka sebelum tidur akan membantu pencernaan mencapai keadaan relaks.

9. Minum air secukupnya setiap hari
Air merupakan pencuci alamiah yang dapat membersihkan tubuh dari racun dan kotoran. Minumlah sekitar 3-4 liter dalam sehari.  

10. Jangan makan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
Makanan terlalu panas mengganggu sistem pencernaan, karena sistem pencernaan bekerja pada batas temperature tertentu. Panas makanan tersebut dapat mengganggu lapisan lendir yang melapisi saluran pencernaan. Makanan yang terlalu dingin akan membuat sistem pencernaan mengkerut sehingga proses pencernaan menjadi semakin sulit. Makanan yang terlalu dingin dapat membuat saluran-saluran pernafasan mengkerut dari hidung hingga paru-paru, sehingga semua menjadi peka. Kadang-kadang minuman yang diminum tiba-tiba dapat menimbulkan reaksi asma dan alergi.

**Sumber : google

Rabu, 10 April 2013

Aneka Resep Makanan

         Sebagai seorang wanita, saya mempunyai banyak hobby, salah satunya memasak atau buat cemilan... Ketika liburan besok punya rencana buat makanan alias cemilan di rumah kakak, tapi roman2nya gk jadi deh. Karena batalnya rencana saya, dengan perasaan sedih dan sedikit kecewa, sebab tak punya kemampuan utk pergi kesana sendirian. Saya post aja resep2 nya... 
-_-

         Berikut macam-macam makanan dan cemilan yang sudah saya persiapkan untuk liburan yang batal, berdoa mudah-mudahan saya benar-benar bisa mewujudkannya dalam bentuk yang nyata dan enak : (Aamin..)

Martabak Manis

Bahan:
250 gram tepung terigu protein sedang
150 gram gula pasir
2 butir telur
350 ml santan hangat
1 sdt ragi instan
1/4 sdt baking soda

Topping:
Susu kental manis putih
Susu kental manis cokelat
Keju parut
Meses
Kacang
Atau selai buah sesuai selera Anda

Cara Membuat:
1.   Masukkan ragi instant ke dalam santan hangat, aduk hingga ragi larut dan berbuih, sisihkan.
2.   Campur tepung terigu dan gula, buat lubang di bagian tengah lalu masukkan telur. Uleni adonan sambil dituangi santan hingga gula larut.
3.   Tambahkan soda kue, aduk dengan tangan hingga semua adonan tercampur rata.
4.   Diamkan selama 20 hingga 30 menit hingga adonan mengembang.
5.   Panaskan cetakan Terang Bulan dengan api sedang-kecil, oles dengan mentega tipis.
6.   Tuang adonan, tunggu hingga mengembang dan bagian bawahnya kecokelatan. Angkat.
7.   Oles bagian atas martabak dengan toping yang Anda suka, potong separuh bagian, tumpuk di atasnya.
       
        Martabak Manis atau Terang Bulan siap disajikan.


Pancake Blueberry

Bahan :
300 ml susu cair
100 gr cream cheese
4 btr telur ayam, kocok lepas
2 sdm mentega tawar, lelehkan
240 gr terigu protein sedang
4 sdm gula halus
2 sdt baking powder
1/2 sdt garam
Selai blueberry secukupnya

Cara Membuat :
* Campur susu dan cream cheese, rebus di atas api kecil hingga keju larut. Aduk rata, angkat.
* Ambil 150 ml adonan susu, campur dengan telur dan mentega leleh, aduk rata.
* Campur terigu, gula halus, baking powder dan garam, ayak hingga lembut.
* Tuangi dengan campuran susu, telur, aduk rata. Tambahkan sisa susu rebus, aduk hingga adonan licin. Saring jika perlu.
* Panaskan wajan dadar anti lengket, tuangkan adonan secukupnya. Tutup wajan, masak di atas api kecil hingga matang. Angkat.
Olesi sepotong pancake dengan selai, lapisi dengan sepotong pancake. Olesi lagi dengan selai dan tutup dengan sepotong pancake Sajikan.

BITTERBALLEN KEJU

Bahan :
250 gram daging cincang
50 gram margarine
1 bawang bombay, cincang halus
125 gram terigu
250 cc susu
gula pasir, garam , merica dan pala
tepung roti
1 butir telur dikocok sebentar
minyak untuk menggoreng
3 lembar keju potongan, potong 1,5 x 1,5 cm

Cara Membuat :
1. Masak daging cincang sampai airnya terserap.
2. Panaskan margarine, tumis bawang bombay kemudian masukkan terigu, aduk-aduk sampai kecokelatan.
3. Tambahkan susu, daging, gula pasir, garam, merica dan pala. Aduk rata lalu angkat dan dinginkan.
4. Bentuk bulat-bulat lebih besar dari kelereng, celupkan ke dalam kocokan telur lalu gulingkan ke dalam tepung roti.
5. Goreng dengan minyak panas.
6. Ambil satu potong keju , letakkan diatas, tusuk dengan tusuk gigi.

        Tuh, enak-enak kan makanannya, dan cara buatnya juga gampang n mudah....

***Semoga Bermanfaat***

Selasa, 19 Maret 2013

Makhluk Lebih Sempurna Daripada Manusia???

Sudah sering mendengar kalimat bahwa "Tidak Ada Manusia yang Sempurna di Dunia ini". Hmm..(Think again!!), karena ungkapan tersebut, banyak manusia yg bersembunyi dibaliknya, karena menganggap diri adalah suatu ketidak sempurnaan. Mau tidak mau, suka tidak suka, paradigma ini merubah hampir begitu banyak manusia. Bahkan sampai criteria seorang suami ataupun istripun seolah sulit mendekati kesempurnaan.


Bukannya, Allah SWT telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna. Hal ini jelas  tertuang dalam Al-Qur'an di Surah At-tin ayat 4 :





“ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. 


Apa yang terlintas dalam benak kepala saat membaca ayat tersebut. Malu kah? Atau malah biasa-biasa saja. Allah sendiri yang mengatakan bahwa ciptaan-NYA yang bernama manusia adalah bentuk yang terbaik dari bentuk-bentuk yang lain. Lantas mengapa dengan berani mengatakan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. And now, siapakah yang menciptakan manusia sehingga berani mengatakan bahwa manusia itu tidak sempurna? Kita sebagai manusia ataukah Allah sebagai penciptanya manusia.


Tapi, saya tidak seperti si A, dia ganteng atau cantik. Saya tidak seperti si B, dia pintar, baik. Saya tidak seperti si C, dia kaya raya dan sukses. Itu kah yang dikatakan sebagai suatu kesempurnaan??? Bukan, itu hanya nasib.. :D

Siapa bilang kamu tidak bisa menjadi apa yang kamu inginkan??? Ya, tergantung bagaimana kamu meraih dan mewujudkannya. Semua berawal dari hati, seberapa besar keinginanmu untuk mendapatkannya???

Nah, masih berpikir tidak ada manusia yang sempurna???? Lalu, makhluk mana yang lebih sempurna daripada manusia???? ^_^

I'm Proud to be a Human....