Allah berfirman tentang hari kebangkitan, “Barang siapa yang mengharap
pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah
itu, pasti datang. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah
untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak
memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS Al-‘Ankabut [29]: 5-6)
Nabi Muhammad Saw. bersabda tentang hari Kiamat, “Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum munculnya fitnah, kebohongan meningkat, pasar berdekatan, dan waktu semakin dekat.” (HR Ahmad)
لاَ
تَقُوْمُ السَّاعّةُ حَتَّى تَظْهُرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْكِذْبُ
وَتَتَقاَرَبُ الأَسْوَاقُ وَيَتَقَارَبُ الزَّمَانُ) [رواه الإمام أحمد].
Nabi Muhammad Saw. bersabda tentang hari Kiamat, “Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum munculnya fitnah, kebohongan meningkat, pasar berdekatan, dan waktu semakin dekat.” (HR Ahmad)